Kutipantersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat pada . A. Pendahuluan B. Kata pengantar C. Kesimpulan D. Isi karya tulis E. Latar belakang. 36. Berikut ini yang tidak termasuk sifat-sifat karya tulis ilmiah yaitu . A. Fakta yang digunakan dalam karya ilmiah harus dapat dipercaya. Berdasarkanpenjelasan di atas, kutipan tersebut merupakan "kata pengantar." Hal ini dibuktikan kalimat "demi perbaikan karya tulis ini, penulis akan menerima segala kritik dan saran yang diberikan", bagian ini menunjukkan ketersedian penulis menerima kritik dan saran yang merupakan salah satu unsur kata pengantar. Isikarya tulis Kunci Jawabannya adalah: B. Kata pengantar. Dilansir dari Ensiklopedia, Kutipan tersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat padakutipan tersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat pada Kata pengantar. Penulismengakui bahwa masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, demi perbaikan karya tulis ini, penulis akan menerima segala kritikan dari semua pihak. Penulis mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan. Kutipan tersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat pada . Penulismengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan. Kutipan tersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat pada . a. Pendahuluan b. Kata pengantar c. Kesimpulan d. Isi karya tulis e. Latar belakang Jawaban: b 38. Sulit sekali menemukan kekurangan pada buku ini. Olehkarena itu, demi perbaikan karya tulis ini, penulis akan menerima segala kritikan dari semua pihak. Penulis mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan. Kutipan tersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat pada . _ A. Pendahuluan B. Kata pengantar C. Kesimpulan D. Isi karya tulis E. Latar belakang Pilih jawaban kamu: . Karya tulis ilmiah dibuat dengan urut-urutan maupun sistematika tertentu. Mari kita pelajari bagian-bagian karya tulis ilmiah ilmiahBagian Pembuka1. CoverCover merupakan halaman pertama yang terlihat dari sebuah karya tulis. Cover memiliki suatu keberadaan yang penting dalam penulisan karya tulis ilmiah, yaitu sebagai daya tarik serta memudahkan pembaca untuk mengetahui gambaran umum mengenai isi sebuah karya tulis ilmiah. Bagian cover ini terdiri dariKeterangan jenis karya tulis ilmiah Keterangan ini ditulis paling atas. Kita dapat menulis jenis karya tulis, seperti makalah, skripsi, tesis, atau laporan karya tulis ilmiah Judul ini diletakkan di bawah keterangan jenis karya karya tulis ilmiah Tujuan karya tulis ditulis dengan font yang lebih kecil daripada instansi Logo diletakkan paling tengah dan berukuran yang proporsional dengan tulisan lainnya di penulisNama instansiTahun pembuatan Bagian-bagian cover ini ditulis di tengah Kata PengantarPada halaman kedua karya tulis ilmiah berisi mengenai kata pengantar. Kata pengantar berisi mengenai ucapan syukur kepada Tuhan dan ucapan terima kasih kepada rekan, kolega, dan pihak-pihak yang telah membantu penulis menyelesaikan karya tulis ilmiahnya. Di akhir ucapan terima kasih disertakan kata penulis tanpa menyebutkan AbstrakKata abstrak ditulis di bagian tengah halaman. Kemudian di bawah kata abstrak ditulis nama penulis, tahun penulis, serta judul yang dicetak miring. Abstrak merupakan rangkuman karya tulis yang berisi secara padat intisari dari penelitian yang mencakup latar belakang masalah, masalah yang diteliti, metode yang digunakan, hasil yang diperoleh serta kesimpulan dan saran. Di bawah rangkuman isi karya tulis, kata-kata kunci bermanfaat untuk membantu pembaca menemukan gambaran mengenai isi karya tulisnya sesuai dengan kebutuhan minat dari pembaca dan perlu untuk dibaca lebih Daftar IsiDaftar isi merupakan daftar nomor halaman yang menunjukkan letak setiap bagian karya Daftar TabelDaftar tabel merupakan daftar nomor halaman yang menunjukkan letak tabel-tabel pada karya tulisBagian Isi1. Bab I PendahuluanPada bagian pendahuluan ini terdiri dari beberapa bagian, yaituLatar Belakang Masalah Latar belakang masalah berisi mengenai permasalahan yang ditemukan di lapangan dan kesenjangan antara kenyataan atau realita dengan teori. Penulis juga menjelaskan alasan dan dasar pemilihan Masalah Rumusan masalah berisi mengenai permasalahan-permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian dan ditulis dalam bentuk kalimat pertanyaan. Pertanyaan ini akan dijelaskan jawabannya pada bagian Masalah Batasan masalah berisi mengenai batasan-batasan permasalahan yang ingin dibahas sehingga cakupan bahasan tidak meluas dan tetap Penelitian Tujuan penelitian berisi tentang kalimat-kalimat pernyataan yang mengacu pada pertanyaan rumusan masalah. Misalnya, jika pada rumusan masalahnya adalah “Bagaimana pengaruh gadget terhadap gaya belajar siswa?” maka di tujuan penelitian dituliskan “Untuk menjelaskan pengaruh gadget terhadap gaya belajar Hipotesis adalah pernyataan sesuatu yang dianggap benar untuk pengutaraan pendapat dan kebenarannya masih perlu dibuktikan dalam Penelitian Sebuah penelitian tentu memiliki manfaat bagi banyak orang. Pada bagian ini tertulis manfaat-manfaat apa yang diperoleh oleh kalangan tertentu maupun masyarakat pada Bab II Landasan TeoriPada bagian ini, penulis menjelaskan mengenai teori-teori yang berhubungan dengan permasalahan yang akan dibahas dari para ahli dan juga dari sumber-sumber yang dapat dipercaya kebenaran Bab III Metode PenelitianPada bagian ini menjelaskan mengenai cara atau sistem yang digunakan pada penelitian agar terbukti atau teruji dengan benar penelitian yang Bab IV Hasil Penelitian dan AnalisisPada bagian ini berisi mengenai hasil penelitian dan analisis temuan-temuan dalam penelitian. Pada bagian ini, penulis akan menganalisis hasil penelitian yang sesuai dengan teori ataupun yang bertolak belakang dengan PenutupBab V Penutup Bagian ini terdiri dari saran dan merupakan pendapat penulis untuk kesempurnaan penulisan karya tulis lebih lanjut dan juga dapat merupakan masukan mengenai hasil temuan penelitian, misalnya hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif gadget terhadap gaya belajar siswa, maka penulis dapat memberi saran untuk pelajar mengatur waktu dengan bijak ketika bermain Pustaka Daftar pustaka berisi tentang refensi-refensi yang digunakan penulis sebagai bahan dasar penulisan karya ilmiah. Referensi ini dapat berasal dari buku ataupun Lampiran merupakan bukti-bukti pendukung atau otentik yang dilakukan saat penelitian, misalnya angket penelitian, daftar pertanyaan wawancara, dan hasil wawancara. Karya ilmiah tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat, terutama bagi kalangan akademis. Dalam proses penyusunan sebuah karya ilmiah tentunya tidak luput dengan penelitian, dimana dalam sebuah penelitian tersebut membutuhkan perujukan, penegasan, dan penguatan dari penelitian yang terdahulu atau sumber-sumber yang memperkuat dan memperkaya penelitian. Untuk itu, diperlukan pengutipan terhadap hasil penelitian sebelumnya dan sumber-sumber lain untuk mendukung penelitian. Penulisan kutipan dalam karya ilmiah memiliki aturan-aturan tertentu, sesuai dengan jenisnya. Ada kutipan langsung dan kutipan langsung. Berikut penjabaran aturan penulisan Kutipan LangsungKutipan langsung merupakan kutipan yang ditulis sama persis dengan sumbernya tanpa ada penambahan atau perubahan sedikitpun. Aturannya adalah sebagai berikut Kutipan ditulis tanpa perubahan terdapat kutipan yang dihilangkan, terdapat penggunaan tanda titik berspasi berjumlah 3 buah . . . di bagian tanda [sic!] pada bagian kutipan yang menambahkan informasi pada kutipan yang dicantumkan, digunakan tanda kurawa atau [].Contoh Krisis moneter yang terjadi di Indonesia adalah efek domino dari krisis serupa yang dimulai dengan menurunnya nilai mata uang Thailand baht terhadap dolar Aspada 2 Juli 1997,dari 24,7 baht per dolar AS menjadi 29,1 baht per dolar AS. Puncak krisis moneter di Thailand tersebut adalah penutupan 56 dari 58 lembaga keuangan utama pada 8 Desember 1997. Habibie, 2006 2B. Kutipan Tidak LangsungKutipan tidak langsung merupakan kutipan mengambil dari sebuah referensi yang ditulis oleh penulis karya ilmiah menggunakan gaya bahasa sendiri berdasarkan pemahamannya sendiri. Aturan menulis kutipan tidak langsung adalah sebagai berikut Kutipan tidak langsung ditulis dengan perubahan, yakni kutipan ditulis berdasarkan pemahaman penulis, terkait referensi yang dijadikan kutipan tanpa adanya perubahan tidak langsung diakhiri dengan nomor kutipan, serta tidak diakhiri dengan tanda petik dua. Nomor kutipan yang dicantumkan pada kutipan mempunyai fungsi sebagai catatan kaki yang menerangkan sumber kutipan berbahasa daerah atau bahasa asing, kutipan ditulis miring kursif.Jika ada kesalahan ketik pada kutipan, tambahkan kata sic dalam kurung sic di kanan kata yang ada penambahan komentar, komentar ditulis tanda kurung .Contoh Tombol navigasi adalah sebuah tombol yang digunakan oleh para pembaca blog untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dari sebuah blog1. Dengan adanya tombol navigasi, pembaca dapat mencari topik yang ingin mereka baca tanpa perlu membuka satu per satu halaman sebuah Sya’ban, Build Your Blogger XML Template, Yogyakarta, ANDI, 2010, hlm cara penulisan kutipan langsung dan tidak langsung di atas, ada pula cara penulisan kutipan yang berasal dari jurnal atau buku yang ditulis oleh lebih dari satu pengarang. Aturan ini mengacu pada APA Style American Phychological Association yang sudah diakui secara internasional. Berikut aturan Kutipan 4 Baris atau LebihKutipan dipisahkan dari teks dengan jarak spasi 2, antar baris kutipan adalah satu spasi dan tidak boleh dibolehkan menggunakan tanda petik atau kutipan ditulis sebelum kutipan dengan format nama penulis tahun terbithalaman bukuContoh Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak dan luas. Raymond Williams dalam Keywords 197697 mengemukakan “Penggunaan istilah kebudayaan yang banyak dipakai dewasa ini. Pertama, mengenai perkembangan intelektual, spiritual dan estetik individu, kelompok atau masyarakat. Kedua, menangkap sejumlah aktivitas intelektual dan artistik seta produk-produknya film, kesenian, dan teater. Ketiga, mengenai seluruh cara hidup, aktivitas, kepercayaan, dan kebiasaan seseorang, kelompok atau masyarakat.”2. Kutipan Kurang dari 4 BarisKutipan ditulis dalam satu tanda petik “…” untuk membedakan kutipan dengan antara kutipan dengan teks adalah 2 identitas pengarang, tahun terbit dan Kelompok adalah sekumpulan manusia yang merupakan kesatuan dan memiliki identitas, dimana identitas tersebut dapat berupa adat istiadat dan sistem norma yang mengatur pola interaksi masyarakat manusia yang hidup di dalam masyarakat. Selain itu pengertian kelompok menurut Homans 195076 mengatakan bahwa “kelompok merupakan sejumlah individu yang berkomunikasi satu dengan lainnya dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga hal tersebut memberikan kesempatan bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara langsung”.3. Memasukkan Nama Penulis di Dalam Tanda KurungContoh Fotosintesis adalah proses yang terjadi pada daun untuk menghasilkan makanan hasil dari proses kimiawi yang terjadi di dalamnya Nugraha, 1995, p. 17.4. Kutipan Tanpa Adanya Nama PenulisContoh Penyakit banyak sekali tumbuh di masa pencaroba ini “Dampak Perubahan Musim,” 2015.5. Kutipan dengan Nama Penulis yang SamaContoh Menahan diri untuk tidak makan atau diet bisa mencegah obesitas A. Nugraha, 1997. Namun, faktanya diet bisa menimbulkan penyakit lain seperti mag, dan mal nutrisi B. Nugraha, 2000.6. Kutipan Tanpa Identitas TahunJika terdapat referensi yang tidak mencantumkan tahun terbit, kutipan ditulis “tanpa tahun” di dalam kurung dibelakang tulisan nama …dana moneter internasional Wardhana, tanpa tahun 117.7. Kutipan dengan Beberapa PengarangJika menggunakan referensi yang ditulis beberapa pengarang, maka kutipan ditulis dalam format nama-nama pengarang, tahun terbit buku, dan letak halaman yang ditulis dalam satu kurungan. Tanda titik koma “;” memisahkan setiap nama …dalam pembangunan ekonomi Rahman, 1997 8; Anwar, 1979 10; Wirawan, 198912.8. Kutipan dengan 2 PengarangJika terdapat referensi yang ditulis oleh 2 pengarang, kutipan ditulis dengan format nama akhir dari kedua pengarang, jika lebih dari dua gunakan istilah “dkk”.Contoh Kuisioner adalah suatu daftar yang berisi rangkaian pertanyaan tentang suatu hal Sumardjan dan Koentjaraningrat, 196763.9. Kutipan dengan Nama Pengarang ditulis Sesudah KutipanSebelum menuliskan kutipan, buat kalimat pengantar yang sesuai dengan topik kutipan yang diambil, kemudian tulis nama akhir pengarang, tahun terbit, titik dua dan nomor halaman di dalam Lebih tegas lagi, dikatakan bahwa amoniak dikirimkan secara kontinu untuk memenuhi keperluan PT. Petro Kimia, dan diekspor ke Filipina, India, Thailand, Korsel, dan Jepang Subandi, 198740.10. Kutipan dengan Nama Pengarang ditulis Sebelum Kutipan Sebelum menuliskan kutipan, buat kalimat pengantar yang sesuai dengan topik kutipan yang diambil, kemudian tulis nama akhir pengarang, tahun terbit, titik dua dan nomor halam di dalam kurung. Baru setelah itu tulis kutipan yang Dalam hal pengasapan ini, Suhadi 195234 mengatakan, pengasapan ikan dengan menaikan suhu semaksimal mungkin akan mendapatkan… Demikian sekilas tentang cara penulisan kutipan dalam sebuah karya ilmiah, semoga beranfaat dan membantu dalam penyusunan karya ilmiah. Terima Cara Menulis Kutipan yang Baik dan Benar Sesuai dengan EYDCara Penulisan Kutipan yang Benar di Penulisan Ilmiah Sitasi atau kutipan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI dapat diartikan sebagai pengambilan satu kalimat atau lebih dari sebuah karya tulis lain yang bertujuan untuk mendukung argumen pada tulisannya sendiri. Sitasi atau kutipan ini merupakan salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan oleh setiap penulis dalam menulis sebuah karya tulis ilmiah. Bisa dikatakan bahwa mencantunkan sitasi dalam tubuh tulisan merupakan etika dalam menulis, terlebih karya tulis ilmiah. Seperti yang telah dijelaskan bahwa kalimat yang kita ambil dari sumber tertentu dapat dijadikan sebagai pendukung atas argumen yang kita sampaikan. Adapun yang biasanya menjadi bahan untuk dikutip adalah berupa konsep-konsep, teori-teori, dan sebagainya, yang sesuai dengan topik yang sedang penulis kaji. Sebagai salah satu etika dalam menulis, adapun beberapa alasan mengapa sitasi ini penting untuk dicantumkan apabila kamu mengutip teori atau pendapat orang pada tulisan, yaitu sebagai berikut 1. Menghargai Karya Orang lain Mengutip berarti kita mengambil pendapat yang dikemukakan oleh orang lain ke dalam tulisan kita. Sehingga, pentingnya mencantumkan sitasi atau kutipan dari apa yang telah kita kutip adalah sebagai bentuk penghargaan kepada penulis asli yang telah kita sadur pendapatnya, ke dalam tulisan yang sedang kita buat. Mengutip juga tentunya memiliki etika tersendiri. Alangkah baiknya apa yang dikutip kita tulis kembali dengan bahasa sendiri, atau yang biasa disebut dengan teknik parafrase. Ketika melakukan parafrase, juga perlu diperhatikan jangan sampai kita menghilangkan makna atau maksud yang terkadung dalam kalimat asli sebagaimana dikemukakan oleh pendapat aslinya. 2. Menghindari Plagiarisme Dalam beberapa kasus, seorang penulis ketika tidak mencantumkan sitasi dari apa yang mereka kutip, biasanya akan dianggap sebagai plagiarisme. Walaupun penulis tersebut sudah melakukan parafrase, tetapi kembali lagi demi menghargai karya orang lain lagi-lagi kita sangat perlu untuk mencantumkan sitasi pada tulisan. 3. Menghubungkan atau Membandingkan Hasil Penelitian dengan Penelitian Sebelumnya Salah satu manfaat mengutup adalah kita dapat membandingkan hasil penelitian beberapa peneliti sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian yang sedang kita kaji. Hal tersebut tentunya dapat kita jadikan sebagai landasan atau teori pendukung yang berguna untuk memberikan rujukan teoritis terhadap argumen atau ide yang penulis kemukakan. Sehingga, dengan mencantumkan sitasi selain dapat mendukung argumen juga kita dapat membandingkan hasil penelitian dari penulis terdahulu. Setelah kita mengetahui pentingnya mencantumkan sitasi pada karya tulis ilmiah yang kita buat, selanjutnya adalah mempraktikannya. Untuk mempermudah mengelola sitasi dalam tulisan yang dibuat, kita dapat memanfaatkan reference manager salah satunya seperti software Mendeley. Tujuannya, agar semua sumber yang kita sitasi dapat terkelola dengan rapi. Daftar isiCara Menulis Kutipan LangsungCara Menulis Kutipan Tidak LangsungCara Menulis Catatan PustakaKutipan merupakan salah satu hal yang penting dalam penyusunan karya ilmiah. Akan tetapi, banyak dari kita yang bingung bagaimana cara menulis kutipan yang benar dalam sebuah karya karena itu, pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari penulisan kutipan yang benar dalam karya ilmiah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengutipKutip sehemat-sematnya, maksudnya adalah kita harus mengutip dengan sehemat-hematnya, yaitu dengan mengutip kalimat yang diperlukan saja. Misalnya, kita hanya memerlukan satu kalimat dari sebuah paragraf, maka kita hanya perlu mengutip satu kalimat hanya jika dirasa perlu, sebelum mengutip sebuah kalimat kita perlu mempertimbangkan keselarasan kutipan dalam sebuah teks. Kutipan memang diperlukan untuk mendukung sebuah argumen. Akan tetapi, keberadaannya perlu kita pertimbangkan, karena bisa saja kutipan tersebut tidak ada kaitannya dengan materi yang sedang kita langsung harus menggunakan tanda petik dua “…”. Sebenarnya, alangkah lebih baik lagi apabila kita mengubah kutipan langsung menjadi kutipan tidak langsung. Apabila kita merasa kekuatan atau maksud kutipan menjadi tidak pas atau berkurang, kita dapat menggunakan kutipan langsung. Gunakan kutipan langsung secukupnya dan seperlunya saja, jangan terlalu banyak menggunakan kutipan banyak kutipan langsung membuat susunan paragraf menjadi tidak selaras atau tidak dalam penulisan karya ilmiah terdiri dari dua jenis, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung adalah kutipan yang sama persis seperti yang dikutip, bahasa yang digunakan pun sama persis dan tidak tidak langsung adalah kutipan yang menulis kembali bahan yang dikutip dengan kata-kata kita sendiri dengan tidak mengubah makna yang terkandung di dua cara untuk menulis kutipan pertama Kutipan langsung yang kurang dari empat baris dituliskan dalam teks dengan jarak yang sama dengan baris asli di dalam teks 2 spasi.Contoh Lebih lanjut Alwi 1998319 mengatakan, “Kecuali dalam intonasi akhir atau tanda baca, kalimat dalam banyak hal tidak berbeda dengan klausa.”Cara kedua Kutipan langsung yang terdiri dari empat baris atau lebih ditempatkan di bawah baris teks yang mendahuluinya, ditulis dengan jarak satu spasi dan menjorok sama dengan paragraf baru dan tanpa tanda petik. Dapat juga ditulis atau diketik dengan huruf yang sama atau lebih kecil tergantung ketentuan Terkait dengan kalimat dan klausa, khususnya perbedaan antar keduanya, berikut ini adalah pendapat Alwi 1998319.Kecuali dalam hal intonasi akhir atau tanda baca yang menjadi ciri kalimat yang telah disinggung, kalimat dalam banyak hal tidak berbeda dari klausa. Baik kalimat maupun klausa merupakan konstruksi sintaksis yang mengandung unsur predikasi. Dilihat dari struktur internalnya, kalimat dan klausa keduanya terdiri atas unsur predikat dan subjek dengan atau tanpa objek, pelengkap, atau keterangan.Ukuran huruf tergantung kebijakan, bisa sama dengan ukuran huruf di baris sebelumnya atau lebih kecil.Kutipan tidak langsung merupakan cara untuk menghindari penjiplakan. Oleh karena itu, lebih baik kita mengubah kutipan langsung menjadi kutipan tidak tidak langsung juga menghindarkan kita dari susunan paragraf yang tidak sinkron atau tidak kutipan langsung pada contoh di atas, kita ubah menjadi kutipan tidak langsung.Mengenai persamaan dan perbedaan antara klausa dan kalimat, Alwi 1998319 berpendapat bahwa perbedaan yang paling mencolok antara klausa dan kalimat yaitu terletak pada intonasi dan tanda baca. Klausa tidak menggunakan intonasi dan tanda baca. Berbeda dengan klausa, kalimat dilengkapi dengan intonasi dan tanda dalam kutipan langsung maupun tidak langsung harus memuat cacatan pustaka sebagai bentuk pustaka dicantumkan di awal atau di akhir kutipan, yaitu memuat nama akhir pengarang, tahun terbit, dan nomor ini cara menulis catatan pustaka dalam karya ilmiahApabila nama pengarang dinyatakan di dalam teks, nama pengarang ditulis nama akhirnya apabila dua kata atau lebih. Nama pengarang ditulis dengan diikuti tahun terbit dan halaman teks yang dikutip. Tahun dan nomor halaman di ketik di dalam kurung dan dipisahkan dengan titik dua tanpa spasi. Contoh Menurut Alwi 1998318 dilihat dari segi bentuknya, kalimat adalah konstruksi sintaksis yang nama pengarang tidak dinyatakan di dalam teks, nama akhir pengarang, tahun terbit, serta halaman diletakkan di akhir kutipan sebelum tanda titik. Nama pengarang, tanda koma, spasi, kemudian tahun terbit lalu tanda titik dua dan diakhiri dengan nomor halaman. ContohDilihat dari segi bentuknya, kalimat adalah konstruksi sintaksis yang terbesar Alwi, 1998318.Apabila pengarang terdiri dari dua orang, kedua nama akhir pengarang dicantumkan dan dipisahkan dengan kata dan. Jika lebih dari dua orang menggunakann dkk. dan kawan-kawan. ContohDilihat dari segi bentuknya, kalimat adalah konstruksi sintaksis yang terbesar Alwi dkk., 1998318.Apabila pada tahun yang sama terdapat beberapa karya dari pengarang, maka digunakan a, b, c, dan seterusnya di belakang tahun terbit sebagai pembeda. ContohAlwi 1998a37 berbendapat bahwa …. Pendapat tersebut diperkuat dengan pernyataan …. Alwi, 1998b56.Apabila beberapa sumber diacu secara bersamaan, nama pengarang, tahun terbit dan nomor halaman dicantumkan di dalam satu kurung. ContohImbuhan dalam bahasa Indonesia terdiri atas imbuhan awal prefiks , imbuhan akhir sufiks, sisipan infiks dan imbuhan gabungan prefiks dan sufiks alwi dkk., 1998 103; Sugiarto dkk., 1998 33.Apabila sumber pustaka tidak mempunyai tahun terbit, maka setelah nama pengarang ditulis Tanpa dari segi bentuknya, kalimat adalah konstruksi sintaksis yang terbesar Alwi, Tanpa Tahun 318. Ada dua cara yang dapat digunakan untuk menuliskan kutipan yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Cara membuat kutipan Sedangkan penulisan sumber kutipan dapat ditulis dalam tiga bentuk yaitu innote, footnote, dan endnote. Kutipan dalam sebuah karya tulis memiliki peran untuk mendukung gagasa atau topik yang diangkat dalam suatu karya tulis. Suatu karya ilmiah memuat pernyataan, pendapat, definisi, rumusan masalah, dan bentuk ide pemikiran lainnya. Karya tulis ilmiah biasanya didukung oleh bukti-bukti dari karya tulis lain yang telah terdokumentasikan sebelumnya. Untuk mencantumkan informasi dari suatu sumber dapat dilakukan melalui kutipan. Tujuan utama mencantumkan kutipan dalam sebuah karya tulis ilmiah adalah untuk merujuk informasi berupa pendapat atau teori yang dikemukakan oleh para ahli. Informasi tersebut digunakan untuk memperkuat pendapat yang diajukan penulis suatu karya ilmiah. Sehingga keberadaan kutipan dalam sebuah karya tulis dipandang cukup atau bahkan sangat penting. Cara membuat kutipan umumnya dinyatakan dalam kalimat yang disertai nama pengarang dan tahun terbit pembuatan karya tulis sumber. Bagaimana cara membuat kutipan yang berbentuk kutipan langsung? Bagaimana cara membuat kutipan yang berbentuk kutipan tidak langsung? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah. Table of Contents 3 Macam Cara Penulisan Sumber Kutipan 1 Innote 2 Footnote 3 Endnote 2 Jenis Kutipan 1 Kutipan Langsung 2 Kutipan Tidak Langsung Cara Membuat Kutipan Dari Berbagai Sumber Baca Juga Cara dan Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber 3 Macam Cara Penulisan Sumber Kutipan Pernyataan atau ide orang lain yang digunakan dalam sebuah karya tulis harus ikut serta dicantumkan. Ada tiga macam bentuk penulisan sumber kutipan yang dapat digunakan dalam menulis suatu karya ilmiah. Tiga macam bentuk penulisan sumber kutipan meliputi innote, footnote, dan endnote. Pemilihan bentuk kutipan biasanya didasarkan pada ketentuan atau kesepakatan instansi atau lembaga penyelenggara. 1 Innote Innote atau in text notation adalah pengutipan dan penulisan rujukan yang terletak dalam badan teks suatu karya ilmiah. Sumber kutipan disertakan dalam tanda kurung yang berisi informasi nama akhir penulis sumber, tahun, dan halaman. Selanjutnya, daftar sumber referensi lengkapnya diletakkan pada bagian daftar pustaka. Bentuk kutipan ini banyak digunakan dalam penulisan skripsi atau bentuk tugas akhir lainnya. Dalam jenis tata pengutipan innote, terdapat dua acara mengutip yakni kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung ditulis dengan meyalin informasi sesuai dengan sumber. Kutipan tidak langsung merupakan penulisan kutipan dengan menyaring informasi sumber rujukan kemudian disajikan dalam bahasa atau pemaparan yang berbeda. 2 Footnote Footnote atau yang lebih akrab disebut sebagai catatan kaki merupakan bentuk kutipan yang sumbernya diletakkan di bagian bawah halaman kaki halaman. Kutipan yang ditulis dalam bentuk footnote menggunakan kode angka pada bagian kutipan yang dicantumkan. Keterangan kode angka diberikan pada bagian kaki halaman yang memuat informasi lengkap sumber rujukan. Penulisan sumber pada bentuk kutipan footnote mengikuti urutan berikut. nama lengkap penulis tanpa dibalikjudul sumber rujukan dengan huruf miringnama kota penerbit, nama penerbit, dan tahun terbit dengan tanda pisah dan diapit dengan tanda kurungketerangan nomor halaman 3 Endnote Endnote atau yang disebut juga catatan akhir adalah bentuk penulisan kutipan yang sama dengan footnote. Kedua bentuk penulisan kutipan untuk footnote dan endnote memanfaatkan kode angka pada kutipan yang dicantumkan. Perbedaan footnote dan endnote terdapat pada letak sumber rujukan. Keterangan identitas sumber rujukan pada endnote berada pada bagian akhir pembahasan sebuah karya tulis ilmiah. Kode angka disusun secara urut sesuai dengan susunan paragraf dan halaman karya ilmiah. 2 Jenis Kutipan Cara mengutip dari suatu sumber untuk penulisan karya ilmiah meliputi dua jenis. Kedua jenis cara mengutip tersebut adalah kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Penulisan kutipan pada dua jenis bentuk ini harus menyertakan keterangan sumber referensi yang digunakan. Masing – masing jenis kutipan diberikan seperti pada bahasan di bawah. 1 Kutipan Langsung Penulisan kutipan langsung dari suatu sumber dilakukan dengan cara menyalinnya tanpa mengubah apapun. Sehingga, bentuk kutipan langsung akan sama persis dengan sumber aslinya, baik ejaan maupun bahasanya. Kutipan langsung ditulis beserta informasi sumber dengan mencantumkan nama, tahun penerbitan, dan nomor halaman dari sumber yang dijadikan rujukan. Kutipan langsung dibedakan menjadi dua yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang. Kutipan Langsung PendekKutipan langsung pendek ditujukan untuk penulisan kutipan untuk jumlah kata yang dikutip kurang dari 40 kata atau pernyataan yang dikutip kurang dari dari empat baris. Cara penulisan kutipan pendek dilakukan dengan mengapit pernyataan kutipan dengan tanda petik dan bergabung dengan badan teks. Pernyataan kutipan langsung yang dikutip disertakan informasi nama akhir penulis, tahun terbit, dan nomor halaman sumber rujukan. Sedangkan keterangan sumber rujukan selengkapnya dituliskan pada akhir pembahasan. Contoh cara membuat kutipan langsung dengan kalimat pendek Kutipan Langsung PanjangPenulisan kutipan untuk jumlah kata yang dikutip lebih dari 40 kata atau pernyataan yang dikutip lebih dari empat baris. Penulisan kutipan langsung panjang memiliki pemisah antara badan paragraf dengan pernyataan yang dikutip. Selain itu, pernyataan kutipan langsung panjang yang dikutip ditulis menjorok ke dalam paragraf dan memiliki spasi baris yang lebih kecil yaitu satu spasi. Contoh cara membuat kutipan langsung dengan kalimat panjang 2 Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dibuat dengan kalimat sendiri dengan cara meringkas atau menyimpulkan suatu pokok bahasan. Bagian yang diambil pada kutipan tidak langsung pada umumnya berupa gagasan pokok pikiran atau ide utama suatu pembahasan pada sumber yang dijadikan referensi. Kutipan tidak langsung dibuat oleh penulis mengungkapkan suatu gagasan sumber dengan bahasa sendiri. Sehingga pernyataan yang merupakan bentuk kutipan tidak langsung memiliki cara penyampaian yang berbeda dengan sumber aslinya. Pernyataan yang merupakan kutipan tidak langsung ditulis pada badan tulisan tanpa diapit tanda petik. Sumber asal kutipan juga disertakan dengan format penulisan sama dalam kurung memuat informasi nama dan tahun terbit karya. Baca Juga Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar dari Sumber Buku Cara Membuat Kutipan Dari Berbagai Sumber Sumber rujukan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah dapat berasal dari buku, jurnal, majalah, atau sumber terpercaya lainnya. Beberapa sumber rujukan memiliki informasi yang detail, beberapa sumber tidak memilikinya. Misalnya pada kutipan yang diambil dari halaman website, beberapa sumber ditulis tanpa ada keterangan nama penulisnya. Lalu bagaimana cara membuat kutipan yang bersumber dari website dalam sebuah karya tulis? Beberapa cara membuat kutipan dari berbagai sumber diberikan seperti contoh-contoh kutipan di bawah. Cara membuat kutipan dari sumber buku/jurnal dengan satu nama penulisPenelitian yang dilakukan tersebut menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa “terdapat kecenderungan semakin banyak campur tangan’ pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan” Soewignyo, 1991101.Atau,Penelitian yang dilakukan Soewignyo 1991101 tersebut menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa “terdapat kecenderungan semakin banyak campur tangan’ pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan”. Kutipan dari sumber buku/jurnal dengan lebih dari satu nama penulisBirokrasi yang gemuk dan kompleks dapat menimbulkan masalah sebagaimana pendapat “birokrasi yang gemuk dan lamban perlu dipangkas agar lebih efisien dan lincah dalam merespon permintaan layanan dari masyarakat” Osborne & Plastrik, 200195.Atau,Birokrasi yang gemuk dan kompleks dapat menimbulkan masalah sebagaimana pandangan Osborne dan Plastrik 200195 yang menyatakan bahwa “birokrasi yang gemuk dan lamban perlu dipangkas agar lebih efisien dan lincah dalam merespon permintaan layanan dari masyarakat”. Cara membuat kutipan dari sumber majalah/koranSebagaimana terjadi di beberapa negara sedang berkembang, di Indonesia juga ditemukan bahwa bahwa banyak kasus korupsi yang terjadi atas nama pemberantasan korupsi Kompas, 11 Maret 2008. Kutipan dari sumber perantaraIklan yang baik adalah iklan yang dapat mempengaruhi emosi seseorang sebagaimana pernyataan “iklan penuh arti yaitu iklan yang bisa mempengaruhi emosi dan bermakna” Robert Smith, 2007 dalam Smith, Chen dan Yang, 200828. Cara membuat kutipan dari sumber halaman websiteMenurut Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Gerdabangsari adalah program pembangunan yang memfokuskan diri pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia, perbaikan ekonomi rakyat, dan pembangunan pertanian diakses 6 juni 2007. Demikianlah tadi ulasan cara membuat kutipan yang dapat dituliskan melalui dua cara yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Terima nnkasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat. Baca Juga Contoh Kalimat Ambigu

kutipan tersebut merupakan bagian karya tulis yang terdapat pada