Kapasitaspenyimpanan pita magnetik saat ini mencapai 66 GB (gigabyte) dan dapat dikompresi sehingga menjadi ratusan gigabyte. (diameter piringan) dengan kapasitas 1.44 MB. Pada masa sebelumnya, terdapat pula disket berukuran 5.25 inch dengan kapasitas sebesar 1.2 MB. Namun pada saat ini penggunaan disket sudah jarang sekali digunakan Pitamagnetik mempunyai ukuran yang dinyatakan dengan istilah kepadatan pita ( tape density), Dalam hal ini, ukuran yang digunakan adalah BPI atau byte per inch atau jumlah byte per inci. Misalkan kepada 9600 BPI berati pita tersebut dapat menamping 9600 byte dalam setiap inci. Posted in: Teknologi Informasi. Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! CRAY-1 memiliki panjang word 64 bit dengan memakai representasi integer disk, pita magnetik, dll. Kapasitas. Sama dengan kapasitas RAM, semakin besar maka semakin baik. Di pasar sudah banyak smartphone berkapasitas memori internal mulai dari 16GB, 32GB, dan yang paling besar 128GB. Jenis RAM yang memiliki kecepatan transfer dua kali Fluorescentmerupakan yang saat ini menempati media penyimpanan yang paling besar, betapa tidak dengan kapasitas penyimpanannya sebesar 140 GB mampu membaca data sebesar 1GB perdetik. Biasa disebut juga FM Disk, permukaannya yang transfaran bisa dilihat dari sisi depan atau belakang, karena dua sisi tersebut bisa digunakan untuk penyimpanan Beberapajenis penyimpan eksternal mendukung operasi baca dan tulis. Kapasitas penyimpanan pita magnetik saat ini mencapai 66 gigabyte dan dapat dikompresi sehingga menjadi ratusan gigabyte. USB, maupun SCSI. Media penyimpanannya diberi nama Zip Disk. Media ini memiliki kapasitas 250 megabyte untuk dihubungkan ke port paralel atau SCSI Teknologipita 8mm Mammoth adalah perkembangan dari teknologi pita 8mm asli dengan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dan kecepatan transfer yang lebih tinggi. Page 21 J. Advanced Intelligent Tape Teknologi Advance Intelligent Tape (AIT) awalnya dikembangkan oleh Sony dan diperkenalkan pada tahun 1996. . Jenis Pita Magnetik Memiliki Kapasitas Sebesar. A. Album Ringkas Magnetic Tape Pada tahun 1950-an magnetic tape mutakadim digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Detik sebuah rol magnetic tape bisa menyimpan data sekelas dengan punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai kaidah menyimpan data komputer hingga medio periode 1980-an. B. Pengertian dan Karakteristik Magnetic Tape Pita magnetik mangnetic tape ialah media penyimpanan nan terbuat dan campuran plastik dan ferric oxide yang berfungsi kerjakan merekam serta menggudangkan informasi. Pita magnetik memiliki kecepatan benyot sebesar 18,75-200 inci sendirisendiri detik. Data nan disimpan dalam magnetic tape umumnya merupakan data nan tak memerlukan perubahan serta backup data. Kecepatan baca data puas variasi ini tersangkut model dan instruksinya, diperkirakan antara sampai bytes per detiknya. C. Sepuhan Asal Media penyimpanan reben magnetik magnetic tape terbuat dari bahan magnetik yang dilapiskanpada plastik tipis, begitu juga pita pada kaset. Plong proses penyimpanan ataupun pembacaan data, kepala pita tape head harus hingga ke media. D. Fungsi Magnetic Tape Fungsi-fungsi magnetic tape yakni media penyimpanan, radas input / output, merekam audio, video, atau sinyal E. Kaidah Kerja Magnetic Tape Data digital sreg pita magnetik direkam dengan media tape recorder secara berurutan menggunakan drive khas untuk saban jenis pita magnetik bak titik-titik magnetisasi sreg lapisan peroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit dan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit ataupun sebaliknya. Karena perekaman dilakukan secara sekuensial, maka bikin mengakses data yang kebetulan terwalak di tengah, drive harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai arena data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu relatif lama. Walaupun demikian, teknologi pita magnetik masih banyak digunakan sebagai alat angkut backup data atau dokumentasi. Hal ini dikarenakan media ini memiliki kapasitas yang besar. Secara garis besar, pita magnetik dibedakan menjadi reel tape dan tape catridge. F. Proses Penyimpanan Pada proses penyimpanan dan pembacaan data, pembesar pita tape head harus menyentuh media, sehingga dapat mempercepat kinerja ban. Data plong tali tap magnetik direkam secara berurutan dengan menunggangi drive singularis untuk sendirisendiri jenis pita magnetik. Karena perekaman dilakukan secara bersamaan maka buat mengakses data yang kebetulan terdapat di paruh, drive terdesak harus mengadon gulungan reben, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu nan nisbi makin lama. G. Sistem Block sreg Magnetic Tape a. Data nan dibaca berpangkal alias ditulis ke tape n domestik suatu grup khuluk disebut block. Suatu block adalah jumlah terkecil bermula data yang boleh ditransfer antara secondary memory dan primary memory puas saat akses. Sebuah block dapat terdiri dan satu atau lebih record. Sebuah block bisa merupakan physical record. b. Di antara 2 block terletak ulas yang kita ucap sebagai gap inter block gap. H. Keuntungan Penggunaan Magnetic Tape Keuntungan menunggangi magnetic tape yaitu antara lain sebagai berikut. a. Panjang pita nan ukurannya 600, 800 m bahkan lebih, memungkinkan tinggi rekaman durasi tidak terbatas. b. Kepadatan data panjang. c. Volume penyimpanan datanya besar dn harganya murah. d. Kederasan transfer data tinggi. e. Sangat efisien bila semua atau kebanyakan record dan sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya. I. Keterbatasan Magnetic Tape Keterbatasan magnetic tape ialah antara lain andai berikut. a. Akses serempak terhadap record data lambat. b. Kurang palamarta mileu. c. Memerlukan penafsiran terhadap mesin. d. Proses harus sequential artinya penyimpanan ataupun pembacaan dilakukan secara berurutan.\ J. Jenis-Jenis Magnetic Tape Spesies-jenis magnetic tape sebagai berikut. a. Reel to Reel Tape Reel to reel tape yaitu susuk magnetic tape tertua. Alat ini n kepunyaan ukuran lebar 0,5 dim dan panjangnya sampai ke kaki. Jika 1 tungkai 12 inci, maka kaki berarti inci, bisa dibayangkan panjangnya sebagai halnya apa. Biasanya memiliki tingkat kepadatan hingga bit masing-masing dim. Setiap reel reben magnetic terwalak dua wilayah yang tidak digunakan cak bagi merekam data yang disebut dengan leader. b. Catrige Tape Catrige tape dibuat bagi menyimpan hasil dan suatu backup dan file ke disk. Banyak digunakan bakal komputer mini. Untuk menggunakannya dibutuhkan catrige tape unit. c. Cassette Tape Cassette Tape banyak digunakan di komputer mikro. selain bakal merekam lagu cassette tape dapat digunakan bagi merekam sinyal berbentuk garis hidup biner. Suatu teknik bagi mengaplus bilangan biner di cassette tape disebut dengan FSK Urequency Shift Keying. Lakukan menggunakannya dibutuhkan tape recorder seremonial. Tahukah kamu bahwa magnetic tape adalah salah satu media penyimpanan yang sangat populer dulu? Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap tentang topik magnetic tape. Pembahasan kali ini sangat cocok untuk Anda yang sedang mendalami ilmu komputer dan berbagai sejarah dari perangkat-perangkatnya. Apa saja yang akan kita bahas dalam artikel ini? Pertama, pengertian magnetic tape itu sejarah magnetic fungsi magnetic tape dalam dunia cara kerja magnetic jenis-jenis magnetic tape yang ada. Penasaran? Ayo simak ulasannya berikut! Magnetic tape adalah sebuah media penyimpanan tipe lama yang cara kerjanya seperti media kaset tape recorder. Media penyimpanan magnetic tape terbuat dari bahan magnetic yang dilapiskan ke pita yang mirip pita kaset. Data yang tersimpan di sana tidak akan bisa diedit atau diubah lagi. Magnetic tape mempunyai kecepatan putar sebesar 18,75-200 inci per detik, dan satu rol nya dapat menyimpan data setara dengan punch card Pada tahun 1950-an tape ini digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Dan saat itu sempat menjadi media menyimpan data komputer paling populer hingga tahun 1980-an. Selain sebagai alat penyimpan data, magnetic tape adalah alat yang juga bisa dipakai sebagai alat input/output. Dimana dari sebuah tape, data atau informasi akan dimasukkan input ke CPU, kemudian data tersebut akan diambil output dari CPU menggunakan tape lain dan disimpan di sana. Fungsi magnetic tape yang utama adalah sebagai media penyimpanan, alat input/output, dan untuk merekan video atau sinyal. Baca Juga Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi Cara Kerja Magnetic Tape Cara kerja magnetic tape, data digital pada pita magnetik direkam dengan media tape recorder secara berurutan menggunakan drive khusus untuk masing-masing jenis pita magnetik sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan peroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit dan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Karena perekaman dilakukan secara sekuensial, maka untuk mengakses data yang kebetulan terletak di tengah, drive harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu relatif lama. Meskipun demikian, teknologi pita magnetik masih banyak digunakan sebagai media backup data atau pengarsipan. Hal ini dikarenakan media ini memiliki kapasitas yang besar. Secara garis besar, pita magnetik dibedakan menjadi reel tape dan tape tape mempunyai sistem block yaitu sebagai berikut Data yang dibaca dari atau ditulis ke tape dalam suatu grup karakter disebut block. Suatu block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah block dapat terdiri dan satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan physical recordDi antara 2 block terdapat ruang yang kita sebut sebagai gap inter block gap. Kelebihan dan Kekurangan Magnetic Tape Menggunakan magnetic tape mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Keuntungan menggunakan magnetic tape adalah sebagai berikut Panjang pita yang ukurannya 600, 800 m bahkan lebih, memungkinkan panjang rekaman durasi tidak data penyimpanan datanya besar dan harganya efisien bila semua atau kebanyakan record dan sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya. Kekurangan magnetic tape adalah sebagai berikut Akses langsung terhadap record data ramah penafsiran terhadap pembacaan data dilakukan secara linier, satu per satu, dimulai dari data yang berada di urutan terdepan. Baca Juga Jenis-jenis Sistem Informasi Jenis-jenis Magnetic Tape Jenis-jenis magnetic tape adalah sebagai berikut. 1. Reel to Reel Tape Reel to reel tape merupakan bentuk magnetic tape tertua. Alat ini mempunyai ukuran lebar 0,5 inci dan panjangnya mencapai kaki. Jika 1 kaki 12 inci, maka kaki berarti inci, bisa dibayangkan panjangnya seperti apa. Biasanya reel to reel tape mempunyai tingkat kerapatan hingga bit per inci. Setiap reel pita magnetic terdapat dua daerah yang tidak digunakan untuk merekam data yang disebut dengan leader. 2. Catrige Tape Catrige tape dibuat untuk menyimpan hasil dan suatu backup dan file ke disk. Jenis ini banyak digunakan pada komputer mini. Untuk menggunakannya dibutuhkan catrige tape unit Akhir kata, demikian pembahasan kita mengenai magnetic tape. Jadi initinya magnetic tape adalah media penyimpanan yang sudah ada sejak lama, sebelum adanya media penyimpanan seperti sekarang ini. Diketahui panjang pita L = 3200 feet kerapatan pita ρ = bpi Ditanya kapasitas penyimpanan=...? Jawaban Pita magnetik merupakan salah satu media penyimpanan. Kerapatan disini merupakan fungsi media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tape. Sataun kerapatan disini adalah bpi atau Bytes per Inch. Kapasitas penyimpanan pita dapat dihitung dengan mengalikan kerapatan pita dengan panjang pitanya. Karena disini satuan kerapatan menggunakan inch maka kita harus ubah satuan panjang pita menjadi inch. Ingat!! 1 foot = 12 inch Sehingga, Jadi, kapasitas pita sebesar . Pita magnetik adalah salah satu alat penyimpanan eksternal yang menggunakan pita magnetik yang terbuat dari plastik. karakteristik pita magnetic 1. Pita magnetik mempunyai kecepatan putar sebesar 18,75-200 inchi per detik. 2. Data yang disimpan dalam magnetik tape umumnya data yang tidak memerlukan perubahan atau untuk backup data. 3. Kecepatan baca atau mencatat data pada pita tape tergantung model dan instruksinya, namun dapat diperkirakan antara 15000 sampai 60000 bytes per detiknya. 4. Pita tape terbuat dari bahan campuran plastik dan ferric oxide. fingsi pita magnetic - untuk media penyimpanan - untuk alat input/output - untuk merekam audio, video peroses penyimpanannya - Pada proses penyimpanan atau pembacaan data kepala pita tape head harus menyentuh media, sehingga dapat mempercepat kinerja pita. - Data pada pita magnetik direkam secara berurutan dengan menggunakan driver khusus untuk masing-masing jenis pita magnetik. Karena perekaman dilakukan secara bersamaan, maka untuk mengakses data yang kebetulan terletak di tengah, driver terpaksa harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu relatif lama. OPTICAL DISC Pengertian Optical Disk dan Jenis-jenisnya Pengertian Optical Disk - Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah. Optical disk pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Kemudian teknologi ini dipatenkan beberapa tahun kemudian. Perkembangan berikutnya, ditemukan teknologi optical media untuk data video dalm laser disc yang dikeluarkan oleh philips, pada tahun setelah itu, audio compact disc CD dikeluarkan sony pada tahun 1983. Optic Disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut a. Menggunakan laser untuk menulis dan membaca data. b. Dapat digunakan untuk menyimpan data yang volumenya sangat besar. c. Dapat membaca lebih cepat Jenis-jenis Optical Disk Jenis-jenis Optical Disk - Ada beberapa Jenis Optical disk saat ini, dimulai dari CD, DVD, Blu Ray, hingga saat ini ada yang terbaru dari optical disk yaitu FM DISK. Berikut penjelasan jenis-jenis Optical Disk. 1. CD Compact Disc atau Laser Optic Disc CD merupakan jenis piringan optic yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb yang dapat menyimpan data hingga 99 menit. Contohnya • CD-Rom Compact Disk read only memory adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 640 Mb atau kira-kira halamat text. • CD-R CD Recordable merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat diubah lagi. • CD-RW CD Writetable merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti dengan data yang baru. 2. DVD Digital Video Disc / Digital Versatile Disc DVD adalah merupakan pengembangan dari CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD biasa, yaitu sekitar 4,7 – 17 GB. Kemampuan DVD dapat dilihat dari jenisnya, yaitu • Single-side, single layer kapasitas 4,7 GB • Double-side, single layer kapasitas 8,5 GB • Single-sided, double layer kapasitas 9,4 GB • Double-sided, double layer kapasitas 17 GB 3. Blu Ray Teknologi Blu-ray adalah merupakan format disc optic, yang merupakan perkembangan dari CD dan DVD. Keunggulan dari blu-ray yaitu pada kapasitas lapisan-sided Blu-ray disc, dimana lebih besar 35 kali dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray disc dual layer memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per keping. Selain itu, spesifikasi Blu-ray dalam kecepatan membaca tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan DVD. Ini mengarah ke video kualitas tinggi dan audio jernih, Khusus yang penting dalam applikasi HDTV. Teknologi Multi-layering telah disesuaikan dengan kemampuan double Blu-ray disc dalam aplikasi standar, dan ada versi eksperimental ditampilkan sampai dengan sepuluh kali lipat peningkatan dalam ruang penyimpanan. Manfaat tambahan Blu-ray player melalui pemutar DVD termasuk Internet konektivitas untuk men-download subtitles dan update fitur built-in Java virtual machine. Blu-ray disc menggunakan ultra-short dengan panjang gelombang laser 405 nanometer, dimana lebih kecil dari pada DVD yang mencapai 650 nanometer. Dengan begitu, maka bisa menyorot objek dengan presisi lebih tinggi. Hasilnya, data bisa diikat dengan lebih ketat dan disimpan di ruang yang lebih kecil. Inilah yang membuat BD mampu menyimpan lebih banyak data meskipun ukuran disknya sama dengan CD atau DVD. Blu-ray disc juga memiliki lapisan permukaan yang lebih tipis hanya 0,1mm dibandingkan HD-DVD yang tebalnya 0,6mm. Dengan begitu, laser bisa menembakkan data dengan lebih fokus. Untuk read atau write, kecepatan minimal Blu-ray adalah 1x atau sekitar 36Mbps, jauh dari DVD yang kecepatannya hanya 10Mbps. Dan kabarnya, kecepatan tersebut masih akan digeber hingga 8x atau 288Mbps. 4. Fluorescent Multilayer DISKFM DISK Fluorescent Multilayer Disc FM Disc adalah jenis optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik. FM Disc berbeda dengan kepingan yang beredar saat ini. Warnanya tidak keperakan atau keemasan, melainkan bening seperti sebuah plastik transparan biasa. • Multilayer Salah satu keistimewaan adalah banyaknya layer yang ada dalam setiap kepingan. Masing-masing kepingan memang memiliki lebih dari satu layer atau lapisan. Bahkan lebih dari 10 lapisan sekaligus. Tepatnya adalah 12 lapisan pada FM Disc yang dikembangkan pada tahap awal. • Aplikasi Banyak sekali aplikasi yang spat menggunakan teknologi ini. Pertama untuk menyimpan data hiburan seperti Game, Musik, Film dan tentunya untuk menyimpan data keperjaan. 1 keping FM Disc bisa menmapung lebih dari 10 film DVD. Sebagai ruang Back-up, sangat cocok karena kapasitasnya yang sangat besar. Dengan FM Disc kekhawatiran rusak-nya media back-up dapat diminalisasi walaupun tergores lapisan luarnya. • Jenis FMD Ada tiga jenis FM teknologi yang telah selesai dikembangkan 1. FM Disc ROM Ini adalah jenis pertama yang akan = diperkenalkan. FM Disc ROM nantinya akan banyak digunakan untuk kepentingan produksi, baik film maupun pernati lunak. Dengan kapasitas yang besar kualitas film dapat lebih baik. Karena ini berarti film akan mengalami lebih sedikit proses kompesi. Sama halnya dengan audio. Sedangkan untuk peranti lunak, kehadirannya akan sangat berpengaruh khussnya untuk peranti lunak seperti game dan peranti lunak pendidikan yang umumnya membuat banyak informasi. 2. FM Disc WORM Write Once Read Many FM Disc WORM disebut juga Rewritable FM Disc adalah kepingan yang dapat diisi sendiri. Kepingan inilah yang nantinya dipergunakan sebagai media back-up. Cara penulisannya hampir sama dengan menulis pada rewritable CD, hanya saja ada sedikit perbedaan pada penambahan material fluorescent. Ada dua metode penulisan yang digunakan masing-masing terletak pada perbedaan penambahan element fluorescent-nya. Denga metode pertama atau yang dikenal dengan metode thermal, material fluorescent diaplikasikan dari awal. Sedangkan pada metode kedua yang chemical, material fluorescent diaplikasin pada tahap lanjut. 3. FM Card atau Clear Card FM Card sebenarnya adalah sebuah FM Disc yang dilapisi bagian luar berbentuk kartu kecil. Kepingan yang ada didalam Clear Card adalah kepingan dengan diameter 50 mm, atau 5 cm. Model pertama yang dikembangkan adalah dengan 20 lapisan data – 10 GB data serta memiliki densitas recording sebesar 400 Mbytes/cm2. Home » Sistem Komputer » Penjelasan Lengkap tentang pita magnetic & magnetic disk Pita Magnetic Pita Magnetic Adalah salah satu alat penyimpanan eksternal yang menggunakan pita magnetic yang terbuat dari plastik. Karakteristik dari Pita Magnetic Pita Magnetic mempunyai kecepatan putar sebesar 18,75 - 200 inchi per detik. Data yang disimpan dalam magnetic Tape umumnya data yang tidak memerlukan perubahan atau untuk backup data. Kecepatan baca atau mencatat data pada pita tape magnetic tergantung model dan instruksinya, namun dapat diperkirakan antara 15000 sampai 60000 bytes per detiknya. Pita Tape terbuat dari bahan campuran plastick dan ferric oxide. Fungsi Pita Magnetic Untuk Media Penyimpanan Untuk alat Input/Output Untuk merekam Audio, Video Sebagai medium Penyimpanan historis Sebagai File Back up dari File Master yang tertulis pada DASD sebagai medium input misal pada cash register di toko eceran untuk mencatat data saat penjualan terjadi Sebagai medium komunikasi yang dapat dikirimkan melalui pos' Proses penyimpanan pada Pita Magnetic Pada proses penyimpanan atau pembacaan data kepala pita tape head harus menyentuh media, sehingga dapat mempercepat kinerja pita. Data pada pita magnetik direkam secara berurutan dengan menggunakan driver khusus untuk masing-masing jenis pita magnetik, Karena perekaman dilakukan secara bersamaan, maka untuk mengakses data yang kebetulan terletak di tengah, driver terpaksa harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu relatif lama. Cara kerja Pita magnetic Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetasi pada lapisan ferric oxide. Magnetasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetasi negatif menyatakan o bit atau sebaliknya. Macam-macam Pita Magnetic Reel Tape Reel Tape berupa Pita Magnetic yang digulung dalam wadah berbentuk lingkaran dan dapat menampung data sebesar 250 MB sanpai 8 GB. Tape Cartridge Pita Video/Kaset Video tape cartridge berbentuk seperti kaset video atau kaset handycam atau bahkan ada yang seperti kaset audio yang banyak ditemui di pasaran. Tape Cartridge terdiri dari berbagai macam format, baik dalam format analog maupun digital. Format analog misalnya VHS, S-VHS ataupun format berkualitas broadcast, yaitu Betacam, Format digital dapat dalam MiniDV, DVC-Pro, DVCAM,HDCAM ,Hi8,DVHS, atau format digital untuk kualitas broadcast Betacam Digital. Keuntungan Pita Magnetic Panjang Record tidak terbatas. Density data tinggi. Volume Penyimpanan datanya besar dan harganya murah. Kecepatan transfer data tinggi. Sangat effisiansi bila semua atau kebanyakan record dari sebuah tape file mermelukan pemrosesan seluruhnya. Keterbatasan Pita Magnetic Akses langsung terhadap record lambat. Masalah lingkungan. Memerlukan penafsiran terhadap mesin. Proses harus sequental. Magnetic Disk Magnetik Disk adalah piringan bundar yang terbuat dari bahan tertentu logam atau plastik dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat di magnetasi. Mekanisme baca / tulis yang digunakan disebut headyaitu kumparan pengkonduksi conducting coil selama operasi pembacaan dan penulisan, head bersifat stationer sedangkan piringan bergerak-gerak di bawahnya biasanya yang menggantung diatas permukaan dan tertahan pada sebuah bantalan udara, kecuali pada flopy disk dimana head disk menyentuh ke permukaan. Dalam magnetic disk terdapat dua metode layout data pada disk yaitu Constant Angular Velocity dan Multiple Soned Recording. Disk diorganisasi permukaan dari piringan dibagi dalam bentuk cincin – cincin konsentris yang disebut track atau garis yang memisahkan atar track seperti gambar dibawah. tiap track dipisahkan oleh gap, fungsi gap adalah untuk mencegah atau mengurangi kesalahan pembacaan atau penulisan yang disebabkan melesetnya head atau karena interferensi medan magnet. Metode Penyimpanan pada Magnetic Disk Metode Silinder merupakan Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder. Jadi bila suatu disk pack dengan 200 track per permukaan, maka mempunyai 200 silinder. Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika ada 11 piringan maka nomor permukaannya dari 0 – 19 atau dari 1 – 20. Pengalamatan dari nomor record menunjukkan dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan. Metode sektor, Setiap track dari pack dibagi kedalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track, nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track yang track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama meskipun diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain dari pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah lokasi nomor sector track atau cylinder pada file. Komponen Pada Pita Magnetic Spindle adalah Hard disk terdiri dari spindle yang menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data. Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing. Dahulu hard disk menggunakan ball bearing namun kini hard disk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran hard disk. Semakin cepat putaran rpm hard disk maka semakin cepat transfer datanya. Cakram magnetic adalah Pada cakram magnetik inilah dilakukan penyimpanan data pada hard disk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis dengan bentuk seperti CD-R. Dalam hard disk terdapat beberapa cakram magnetik. Read-write Head adalah pengambil data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur hard disk lebih head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG Metal-In-Gap head, TF Thin Film Head, Anisotropic Magnetoresistive MR/AMR Heads, GMR Giant Magnetoresistive Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR Colossal Magnetoresistive Heads. Enclosure adalah lapisan luar pembungkus hard disk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam hard disk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan kerusakan enclosure terdapat breath filter yang membuat hard disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head. Interfacing modul adalah berupa seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard disk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE Integrated Drive Electronics dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin. Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA SATA. Dengan SATA maka satu hard disk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. hard disk SATA sekarang perlahan sudah menggantikan hard disk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran. Sekian Penjelasan Tentang pita magnetik & magnetik disk Semoga Bermanfaat dan Sebagai tambahan wawasan tentang Perangkat Keras pada komputer.

jenis pita magnetik memiliki kapasitas sebesar